Sayangnya banyak politisi yang juga elite partai politik dan bahkan pejabat publik itu belum ada yang memberikan motivasi bagi masyarakat untuk kuat menghadapi aneka keksulitan ekonomi. Sandiaga yang memang berlatar belakang pengusaha itu pun berbagi tips dan trik menghadapi kesulitan ekonomi.
Sandiaga berkisah saat dirinya menghadapi masa-masa sulit krisis ekonomi 1998. Saat itu nilai tukar rupiah terhadap dollar juga melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sandi ada beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia saat ini. Misalnya sektor pariwisata, industri manufacturing dan pengolahan. "Banyak peluang untuk mengolah bahan yang berbasis lokal karena tiba-tiba ekspor sangat mahal," kata pria kelahiran 28 Juni 1969 itu.
Di sektor keuangan, kata Sandi, saat ini banyak perusahaan perlu merestrukturisasi biaya. Mereka perlu konsultan dan strategi manajemen yang baru. "Dengan itu, krisis membawa berkah dan tingkatkan daya saing," kata pendiri Saratoga Group itu.
Terakhir, kata Sandi, pemerintah bisa meningkatkan daya bali masyarakat dengan kembali menggelontorkan dana bantuan langsung tunai (BLT). BLT dianggap sukses diterapkan pemerintah saat Indonesia menghadapi jatuhnya nilai rupiah pada 2008 lalu.
"Ayo tak usah malu BLT yang waktu itu sukses di tahun 2008 dijalankan lagi. Jangan alergi terhadap kebijakan rezim terdahulu yang sukses," kata Sandi yang mantan anggota Komite Ekonomi Nasional itu.
(erd/faj)










































