Ketidaktertiban di Bandara Sentani adalah terkait perbedaan data manifes. Dimana penumpang yang berangkat berbeda dengan daftar penumpang yang tercantum di maskapai.
"Pengawasan mengenai korban yang tidak sesuai (dengan data manifes), itu benar. Memang sangat kurang. Kepala Bandara Sentani sudah diganti," tegas Jonan di Kabupaten Sorong, Papua Barat, Sabtu (29/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu menurut Jonan, peristiwa jatuhnya Trigana Air juga membuat Kemenhub mengoreksi diri. Modernisasi peralatan navigasi udara dan meteorologi harus dipercepat.
"Tahun depan diusahakan di banyak bandara sibuk tidak lagi menggunakan visual. Harus pakai peralatan. Ini penting sekali," tutupnya.
(kff/rni)











































