Detikcom pada Sabtu (29/8/2015) malam sekitar pukul 21.30 WIB, sempat menyaksikan pemutaran layar tancap yang dilakukan oleh warga Mampang tersebut. Heri (40) yang menjadi panitia 17 Agustus di RT tersebut mengatakan bahwa layar tancap merupakan inisiatif panitia dan warga yang ingin merayakan hari kemerdekaan dengan acara yang berbeda dari biasanya.
"Inisiatif panitia dan warga sih, kita ingin ada hiburan yang menarik perhatian warga dan bisa jadi ajang berkumpul juga. Makanya kita usul adakan layar tancap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan cara tersebut terbukti menarik minat para warga, khususnya anak-anak dan para ABG. Beralaskan tikar plastik seadanya, layat tancap yang diadakan di sebuah lapangan kecil di pinggir kali sukses dihadiri puluhan warga.
Gelak tawa para anak-anak pun terdengar, tatkala film komedi lawas yang berjudul Biang Kerok diputar. Aksi kocak komedian mendiang Benyamin S sukses membuat para penonton tertawa geli.
"Sebenarnya minggu lalu kita sudah bikin acara 17-an dengan berbagai macam lomba. Cuma karena dana panitia masih bersisa, kita akhirnya berpikir, kenapa kita nggak bikin acara layar tancep aja? sekalian mengenang acara hiburan zaman dulu," kata Heri. (rni/rvk)










































