Ini 4 Perempuan Capim KPK Tersisa, Akankah Ada yang Lolos?

Ini 4 Perempuan Capim KPK Tersisa, Akankah Ada yang Lolos?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2015 11:55 WIB
Ini 4 Perempuan Capim KPK Tersisa, Akankah Ada yang Lolos?
Foto: Pansel KPK sedang menyeleksi/Agung Pambudhy
Jakarta - Seleksi Capim KPK sudah memasuki babak final. Tinggal 19 calon tersisa, dan nantinya oleh Pansel KPK akan diperas hingga tinggal 8 calon untuk diajukan ke Presiden Jokowi yang selanjutnya, diajukan ke DPR untuk dipilih menjadi pimpinan KPK.

Dari 19 calon ini, tersisa 4 perempuan. Mereka yakni Brigjen Pol Basaria Panjaitan, Direktur Kepatuhan Standard Chatered Bank Chesna Fizetty Anwar, Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono, dan Sri Harijati yang kini menjadi Direktur Perdata Jam Datun Kejagung.

Lolosnya empat calon perempuan ini menjadi sejarah tersendiri. Dua perempuan berasal dari penegak hukum, dan dua perempuan berasal dari profesional. Lalu akankah mereka lolos ke DPR?

Masih menunggu proses yang sedang dilakukan Pansel KPK. Menurut anggota Pansel KPK Yenti Garnasih, rencananya pada 31 Agustus calon akan diserahkan ke Presiden Jokowi, namun diundur karena presiden ada kesibukan.

Yenti juga menegaskan, bahwa pemilihan Capim KPK tidak berdasarkan keterwakilan lembaga atau gender. Pansel memilih berdasarkan kompetensi dan integritas.

"Nggak ada (titipan). Kami memang punya titipan untuk mencari capim yang berintegritas, memahami dan sesuai persyaratan undang-undang KPK tentang bagaimana capim bisa diloloskan sebagai komisioner," ujar Yenti kepada detikcom, Jumat (28/8).

Sebelumnya sejumlah elemen dari Koalisi Masyarakat Sipil antara lain ICW, LBH Jakarta, PSHK, dan lainnya meminta agar Pansel memilih karena integritas.

Desakan juga datang dari Pemuda Muhammadiyah, agar Pansel memilih Capim karena integritas.

"Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melihat ada potensi sangat berbahaya bagi pemberantasan korupsi di Indonesia bila Pansel KPK memiliki perspektif perlunya keterwakilan lembaga atau jenis kelamin Capim KPK yang akan dipilih. Syarat kelayakan menjadi Capim KPK hanya Integritas, rekam Jejak yg bersih, dan kompetensi," urai Ketum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar. (ear/dra)


Berita Terkait