Tengok saja Ketua Muassasah Asia Tenggara yang bernama Muhammad Amin Hasan Indragiri. Anda betul jika menebak dia ada keturunan dari Indonesia.
"Ibu saya dari Madura, Bapak dari Riau. Kalau celana kita dari sini, kacamata dari sini darah kita dari Indonesia. Waktu kecil bapak dan ibu kita mengajari bahwa jemaah haji Indonesia bukan jemaah biasa tetapi saudara," kata Muhammad Amin yang disambut tepuk tangan peserta pertemuan, Kamis (27/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah hari kita sama, hati kita kerja di wisma Indonesia jadi satu hati khidmat jemaah haji. Insya Allah berkhidmat lebih baik dari tahun kemarin," harapnya.
Pemangku muassasah dan penanggung jawab maktab banyak yang berwajah melayu.Β Beberapa di antaranya bahkan masih bisa berbahasa Indonesia/ Melayu dengan baik.
"Ini ada cucu ulama besar Syekh Nawawi Al Bantani. Sekarang mengajar matematika di Universitas Ummul Quro," kata Kepala Daker Makkah Arsyad Sanusi selelah selesai acara. (gah/hri)











































