"Kita punya tekad niat membantu jemaah. Sektor khusus adalah sektor membantu melayani, membimbing, melindungi di Masjidil Haram," tuturnya di Makkah dengan suara menggelegar di Makkah, Jumat (28/8/2015)
Sektor khusus ini yang bertanggung jawab jika ada jemaah haji Indonesia yang tersesat. Mereka akan ada berada 1x24 jam di 5 titik seputar Masjidil Haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada 27 orang yang bertugas di sektor khusus. Mereka terdiri dari anggota TNI/ Polri, tenaga kesehatan, dan temus.
"Pos 1 marwah terdiri dari empat personil pilihan. Ada Kopassus, TNI AU, Kostrad mukimin. Untuk memastikan calon jemaah haji yang datang, umroh wajib bisa laksanakan runtut, urut, dan tertib," harapnya.
Di pos hajar aswad, petugas sektor khusus akan dibantu oleh petugas bimbingan ibadah. Hal ini untuk memastikan jemaah haji lengkap melakukan 7 kali putaran thawaf lalu mengarahkan jemaah untuk sa'i.
Slamet mengatakan selain berjaga di pos, petugas juga ada yang sifatnya mobile. Mereka akan mencari jemaah yang tersesat dan mengantarkannya ke sektor-sektor. (gah/hri)










































