Dari kejauhan, api tampak jelas karena berada di dataran yang lebih tinggi dari tengah kota. Warga sekitar tidak mengetahui pasti kapan api mulai menyala, namun diperkirakan sekira pukul 17.15 WIB.
Dua proyek pembangunan rumah mewah yang terbakar yaitu milik Rudi dan Budi, sedangkan tiga rumah yang ikut menjadi korban yaitu milik Thomas, Sidi, dan Bambang karena berada di bawahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas kejadian saya di rumah. Saya langsung keluar apinya sudah besar. Saya pukul tiang listrik pakai batu (untuk tanda ada kebakaran) terus saya telepon pemadam," kata Kawid di Jalan Rinjani, Jumat (28/8/2015) petang.
Pemadam kebakaran yang menerima laporan tersebut langsung datang ke lokasi kejadian. Kepala Seksi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang Supriyanto mengatakan pihaknya mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran.
"Kami padamkan dari dua sisi, sudah 10 mobil yang kami terjunkan," tandas Supriyanto.
Meski pemadam sempat kesulitan menuju lokasi rumah yang terkena rambatan api karena jalanan berbukit, namun saat ini api sudah hampir padam. Belum diketahui penyebab kebakaran, kerugian diperkirakan sampai miliaran rupiah karena tidak hanya bangunan, kendaraan di antaranya empat motor juga ikut terbakar. (alg/hri)











































