Ahok Kerahkan Dishub dan Satpol PP Bantu Tugas Ditlantas

Ahok Kerahkan Dishub dan Satpol PP Bantu Tugas Ditlantas

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 28 Agu 2015 17:34 WIB
Ahok Kerahkan Dishub dan Satpol PP Bantu Tugas Ditlantas
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengatakan personel Dirlantas Polda Metro Jaya yang bertugas kurang sehingga harus bekerja sampai larut malam mengurai kemacetan Ibu Kota. Ahok pun mempersilakan anggota Dishub dan Satpol PP DKI diperbantukan.

"Kita harus mulai mengatur kerja dan yang mimpin ini harus Dirlantas. Jumat bisa kerja sampai jam 21.00 WIB malam itu, sampai Kombes saja turun ke lapangan. Berarti kan kekurangan orang dari Ditlantas. Minta saja sama Dishub dan kalau masih kurang juga minta dari Satpol PP supaya kalau ngetem langsung tindak saja," ujar Ahok.

Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam Acara Peresmian Forum Lalu Lintas Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2015). Hadir dalam acara tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin, Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Ellen SW Tangkudung dan perwakilan Kemenhub.

"Lama-lama orang takut. Bukan mau nyebarin ketakutan, tapi nyebar ketakutan kantong tipis. Orang Jakarta lebih takut kehilangan uang daripada kehilangan nyawa. Di rel kereta api misalnya, dibilang ada setan budek," sambungnya.

Ahok menyebut fokus kelompok tersebut untuk mengatasi angkutan umum yang doyan ngetem dan motor-motor lawan arus, tidak pakai helm serta memotong jalan dengan menerobos lampu lalu lintas. Pemprov memiliki 900 anggota yang siap diperbantukan, namun selama ini masing-masing bekerja sendiri.

"Kita juga punya hampir 900 (orang), tapi selama ini kerjanya masing-masing. Makanya tadi saya sudah bilang sama Kadishub ingin yang memimpin pengaturan semua tertib lalu lintas adalah dari Ditlantas. Nanti Ditlantas ini minta pasukan minta mobil kita," terang dia.

"Nah ini harus di bawah polisi. Kalau di bawah polisi, saya yakin akan lebih cepat. Kalau gitu kita kasihkan dana-dana ke depan. Kapolda sudah sangat, mungkin kira-kira total satu tahun untuk lima tertib ini kira-kira Rp 100-an miliar," urainya.

Lantas bagaimana cara meminjamkan anggota Dishubtrans dan Satpol PP DKI untuk bantu Ditlantas Metro Jaya? Apakah ada aturan yang melandasi atau buat aturan baru lagi?

"Bisa BKO (Bantuan Kendali Operasi), makanya saya inginnya gini Polda yang minta deh. Minta tambahan orang dia di bawah komando Polda. Sudah seperti itu saja," kata Ahok.

Dengan dibentuknya Forum Lalu Lintas Tingkat Provinsi DKI Jakarta ini diharapkan suasana lalu lintas Ibu Kota dapat dibenahi. Harapan mantan Bupati Belitung Timur itu ke depannya Jakarta tidak lagi semrawut dan memalukan lagi.

"Saya harap Jakarta tidak memalukan lagi sebagai Ibu Kota. Uang tidak masalah, kaya raya DKI. Forum ini jangan dibatasi oleh uang. Kita harus kreatif membangun transportasi DKI. Uang itu nomor 2, yang penting itu ide dan niat," pungkasnya. (aws/mok)


Berita Terkait