Dikirim ke India Minggu Depan, Begini Persiapan Peluncuran Lapan A2

Dikirim ke India Minggu Depan, Begini Persiapan Peluncuran Lapan A2

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Jumat, 28 Agu 2015 13:44 WIB
Dikirim ke India Minggu Depan, Begini Persiapan Peluncuran Lapan A2
Foto: Mulya Nur Bilkis
Jakarta - September mendatang, satelit pertama buatan Indonesia Lapan A2/Orari akand diluncurkan di India. Sejumlah persiapan dilakukan termasuk menyiapkan kontainer untuk mengirim satelit tersebut.

Satelit Lapan A2/Orari dengan bobot 78 kg rencananya akan diluncurkan di India pada akhir September mendatang. Setelah melakukan serangkaian tes untuk memastikan fungsi satelit berjalan dengan baik, kini pihak LAPAN bekerja mempersiapankan pengirimannya ke India.

"Satelit akan kami kirim ke India dengan memasukkannya ke dalam kontainer dan berangkat dengan pesawat," kata Kepala Pustek Lapan Rancabungur, Suhermanto pada detikcom di kantor LAPAN Rancabungur, Bogor, Kamis (27/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hermanto lantas memperlihatkan boks kontainer yang akan digunakan mengirim satelit berbentuk kotak tersebut. Boks berwarna biru yang terbuat dari aluminium itu diletakkan garasi belakang gedung utama kantor LAPAN. Beberapa pekerja saat itu sedang sibuk mempersiapkan boks tersebut.


Senior Engineer tim Lapan A2/Orari, M Farid Huzain menjelaskan di bagian bawah boks tersebut dibuat lubang untuk memasukkan gas nitrogen yang akan menjaga temperatur udara satelit itu selama pengiriman. Dalam boks itu juga nanti disertakan perekam data perjalanan selama pengiriman. selain itu akan ditempatkan 5 sensor getar sumbu X, Y dan Z, sensor temperator dan humiditi (kelembapan udara)

"Kita kontrol suhu dan kekeringan dan ground support equipment. Kalau dari sisi elekktronik, ada uji fungsional setelah perjalanan jauh," kata Farid.

Bagian atas boks itu disertakan batang yang juga terbuat dari aluminium dan pengait untuk ditarik dengan crane. Kontainer ini pun dibuat sendiri oleh para teknisi LAPAN.

Baca: Mengintip Persiapan Peluncuran Lapan A2, Satelit Karya Anak Bangsa Pertama

Rencananya satelit ini akan diluncurkan tanggal 4 September mendatang. Tantangan pengiriman ini ada pada kondisi satelit yang tidak boleh lama di luar ruang AIT. Namun, keterbatasan anggaran membuat Indonesia belum bisa menyewa pesawat sendiri untuk menerbangkan satelit ini langsung ke India. Alhasil, A2 akan dikirim dengan menggunakan kargo biasa maskapai SQ Airlines dari Indonesia, transit di Singapura lalu diterbangkan ke India.

Untuk mengatasi getaran selama pengiriman, di bagian dalam boks akan diberikan pegas agar jika ada getaran, maka akan menyesuaikan. Selain itu, 8 tenaga ahli dan 1 orang adminsitrasi akan ikut diterbangkan untuk mengecek kondisi satelit pasca pengiriman.

Sesampainya di India, tim ini akan mengecek kembali satelit sebelum diluncurkan dengan roket. Saat itulah, gas nitrogen di dalam boks juga akan dikeluarkan serta rekam perjalanan satelit akan dilihat.

"Kami diberi waktu 10 hari di India untuk mengecek kondisi satelit sebelum diluncurkan," kata Senior Engineer LAPAN, Farid Huzain.

Farid adalah salah satu anggota tim yang akan berangkat ke India. Karena tergabung dalam tim mekanik, ia akan lebih dulu berangkat ke India dan pulang paling terakhir untuk memastikan satelit itu siap diluncurkan.

"Tantangannya memastikan bahwa satelit ini mampu, kuat dan tahan selama diluncurkan dan mengorbit," ucapnya.

Satelit ini akan menumpangi roket milik India dan diluncurkan di Pusat Antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, India pada 27 September mendatang. Di roket tersebut ada juga satelit penelitian astronomi milik Organisasi Riset Antariksa India (ISRO), Astrosat. (mnb/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini