"Tadi kami telah berdiskusi mengenai proposal yang Indonesia ajukan untuk menetapkan srategi bersama negara-negara OKI pada saat peringatan 60 tahun KAA. Presiden RI telah mengajukan kerja sama negara-negara OKI untuk semakin dikedepankan," kata Menlu Retno di Kantor Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2015).
Kunjungan-kunjungan sesama anggota juga kemungkinan akan dilakukan. Sehingga kerja sama semakin erat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen OKI kemudian menambahkan bahwa kerja sama negara-negara Islam akan menciptakan perubahan dunia. Negara-negara Islam dapat langsung masuk ke area krisis di mana terdapat kekerasan dan ekstrimisme.
"Kesekjenan OKI sangat fokus terhadap hal ini. Kami sangat bangga ketika Indonesia siap memperkuat kerja sama. Kita telah bersama-sama sepakat dalam konvensi melawan terorisme pada tahun 1999, serta isu penting yang diajukan oleh Presiden RI," ujar Iyad.
Dia menambahkan bahwa nantinya OKI juga akan menyelenggarakan pertemuan-pertemuan yang membahas berbagai hal. Mulai dari teknologi sampai dengan isu Palestina.
"Apa pun yang kami lakukan, kami membutuhkan Indonesia," pungkas Iyad. (bpn/slh)











































