Korut Siap Kembali Lanjutkan Perundingan Nuklir 6 Negara
Sabtu, 26 Feb 2005 12:15 WIB
Jakarta -
Pemerintah Korea Utara (Korut) siap untuk melanjutkan kembali partisipasinya dalam negosiasi enam negara mengenai nuklir Korut. Negeri komunis itu juga berkomitmen pada status bebas nuklir di semenanjung Korea.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina Li Zhaoxing, seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (26/2/2005). "Saya yakin kondisinya memungkinkan untuk melanjutkan negosiasi," ujar Li. Presiden Cina Hu Jintao baru-baru ini menyampaikan pesan kepada kepemimpinan Korut mengenai perlunya status bebas nuklir, keamanan dan perdamaian di semenanjung Korea. Pyongyang juga, kata Li, didesak untuk kembali ke meja perundingan secepat mungkin. "Sebagai respons, Korut menyatakan pihaknya menerima penuh bahwa semenanjung Korea harus bebas dari senjata nuklir dan siap untuk ambil bagian dalam pembicaraan enam negara," imbuh Li.Keenam negara tersebut adalah Korut, Korsel, Rusia, Amerika Serikat, Cina dan Jepang. Namun belum ada tanggal pasti mengenai dimulainya kembali dialog nuklir multilateral itu. Sebelumnya pemerintah Rusia juga telah menyampaikan statemen senada mengenai kemungkinan digelarnya kembali pertemuan enam negara tersebut. "Ada peluang nyata untuk dimulainya kembali dialog enam pihak," tutur Menlu Rusia Sergei Lavrov."Kami semua menunggu saat ketika tanggalnya telah dipastikan," tutur Lavrov. "Kelima anggota (kecuali Korut) bekerja secara aktif untuk mencapai tujuan ini," tandasnya.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































