Soal Daftar Korupsi
Presiden PKS: ICW Kurang Kerjaan
Sabtu, 26 Feb 2005 11:56 WIB
Jakarta - Pejabat Sementara (Pjs) Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) TifatulSembiring menilai Indonesia Corruption Watch (ICW) kurang kerjaan denganmengeluarkan daftar nama-nama 38 anggota DPR yang diduga terlibat korupsi.Demikian disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring di sela-sela pembukaan PKS Internasional Expo di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (26/2/2005)."ICW kurang kerjaan, itu kan data lama. Komisi VIII yang lalu menolak penjualan kapal tangker. Makanya, mereka memeriksa fungsional lifetime dan economical lifetime. Yang jual itu kan bukan komisi VIII. Mereka ke Korea dan Hongkong untuk mengecek kapal itu. Toh mereka ke sana juga naik pesawat ekonomi sama seperti TKI-TKI dan biayanya juga tidak sebesar itu," ungkap Tifatul.Meski demikian, Tifatul menegaskan anggota PKS yang terbukti terlibat korupsi akan diberi sanksi tegas. "Jadi, kalau masalah data dan konsep pemberantasan korupsi mari kita bicara bersama. Yang jelas komitmen kami, kalau ada yang terlibat korupsi langsung di PAW (pengganti antar waktu)," demikian Tifatul Sembiring.ICW mengeluarkan daftar nama-nama 38 anggota DPR periode 2004-2009 yang diduga terlibat korupsi. Mereka berasal dari 6 fraksi, diantaranya Iwan Prayitno, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
(aan/)











































