"Twitterya mulai hari ini. Follow saja. Interaktif," tutur Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan Pengawasan Kelompok Bimbingan PPIH Arab Saudi, Tawwabuddin Muhammad Mulyana di Makkah, Rabu (26/8/2015).
Akun twitter yang dimaksud oleh Tawwabuddin adalah @bimbadmkh2015. Adapun akun twit-twit bimbingan ibadah Makkah 2015 ini dicuit oleh Petugas PPIH Arab Saudi Profesor Aswadi yang merupakan guru besar Ilmu Quran dan Tafsir UIN Sunan Ampel, Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemanfaatan media sosial ini bertujuan agar jemaah haji yang menggunakan perangkat ponsel pintar bisa bertanya soal ibadah haji kapan saja dan di mana saja. Sangat besar kemungkinannya masih banyak jemaah yang kurang paham benar tentang manasik haji.
Selain lewat twitter, jemaah haji juga bisa bertanya langsung pada pembimbing ibadah yang ada pada setiap kloter. Jangan sampai rukun haji berupa niat ihram, wukuf di Arafah, thawaf ifadhah, sa'i haji, tahallul, dan tertib ada yang terlewat.
Jika ada rukun haji yang terlewat maka hajinya menjadi tidak sah. (gah/dhn)











































