"Semua itu menjadi catatan kami," kata Ketua Pansel KPK, Destry Damayanti saat diwawancara wartawan usai menjadi pembicara diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).
Selain itu, ada pula capim KPK yang mengaku lupa saat ditanya tentang jumlah rumahnya. Dia adalah Hendardji Soepandji. Hal ini juga menjadi catatan khusus oleh pansel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan ada 5 kriteria yang jadi pegangan pansel dalam menyeleksi 19 capim. Mulai dari integritas, kompetensi, leadership, independensi, serta pengalaman kerja. Selain itu, pansel juga melihat hasil tes kesehatan fisik dan jiwa dari para capim.
"Secara umum sudah (memenuhi kriteria). Ada yang oke di integritas, tapi kurang di kompetensi dan pengalaman kerja, bisa aja. Bisa saling mengisi," ucap perempuan yang merupakan ekonom ini.
Adakah yang sempurna di 5 kriteria itu?
"Kayanya enggak ya," jawab Destry.
Pansel berencana menyerahkan 8 nama capim KPK yang lolos seleksi ke Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015. Jokowi akan melihat kembali 8 nama tersebut sebelum menyerahkannya ke DPR. (imk/mok)










































