Seperti diceritakan Wulan Fitriani (24) mahasiswi semester 5 Fakultas Teknik Informatika Universitas Pamulang ini yang ingin masuk Blu-Jek karena berharap mendapat penghasilan untuk membantu biaya kuliahnya. Ia pun tak khawatir akan menganggu perkuliahannya.
"Saya kan kuliahnya masuk malam, jadi pagi atau sorenya bisa nyari penumpang dulu. Nanti uangnya dikumpulkan buat biaya wisuda jadi nggak ngerepotin orangtua," ucapnya, di dekat kantor Blu-Jek, Komplek Deplu Jl Cendrawasih 1 No 18, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan. Kamis (27/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak apa-apa kan jadi makin banyak jenisnya ngga cuma hijau-hijau (warna Gojek dan Grab Bike) sekarang ada yang warna biru," lanjutnya.
"Orangkan jadi bisa milih mau naik Go-Jek, Grab, atau Blu-Jek. Alternatifnya banyak, masyarakat juga jadi bisa milih ojek kan," tambahnya.
Hal serupa juga dikatakan, Yuni Rahmadani (35) seorang ibu rumah tangga, yang ikut Blu-Jek untuk membantu menambah penghasilan suami. Sekaligus meringankan beban biaya pengeluaran sekolah kedua orang anaknya.
"Ya buat cari tambahan sih, yang penting dapur tetep ngebul," kata ibu dua orang anak itu.
![]() |
Menurutnya, hal yang dilakukannnya untuk ikut membantu meringankan biaya pengeluaran keluarga. Sekaligus bisa untuk menabung impian untuk memiliki rumah sendiri.
"Bantu-bantu suami, apalagi anak saya dua udah mau masuk SMP, lumayan kan bisa buat tambahan keperluan sekolah anak. Kalau rezeki kan bisa buat nabung rumah sendiri," ujar warga Ciledug itu. (dra/dra)












































