Jaksa KPK Sentil OC Kaligis: Orang Tahu Hukum Harusnya Bijak

Jaksa KPK Sentil OC Kaligis: Orang Tahu Hukum Harusnya Bijak

Ferdinan - detikNews
Kamis, 27 Agu 2015 13:22 WIB
Jaksa KPK Sentil OC Kaligis: Orang Tahu Hukum Harusnya Bijak
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Sidang Otto Cornelis Kaligis kembali ditunda karena majelis hakim yang dipimpin Sumpeno mengakomodir keinginan Kaligis untuk diperiksa dokter di RSPAD Jakarta. Sudah dua kali sidang ditunda gara-gara urusan kesehatan Kaligis, padahal hasil pemeriksaan dari dokter IDI menyatakan advokat senior itu dinyatakan dapat menjalani sidang.

"Sebagai orang yang tahu hukum mestinya jauh lebih lebih wise (bijak) menyikapi prosedur hukum. Semuanya menuju pencarian kebenaran," kata jaksa pada KPK Yudi Kristiana menanggapi permintaan Kaligis menunda lagi pembacaan dakwaan, usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Yudi menegaskan hasil pemeriksaan dokter dari IDI di RSCM pada 21 Agustus 2015, menyatakan kondisi kesehatan Kaligis baik dan bisa menjalani persidangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi sudah dibacakan di persidangan. Jadi sebenarnya terhadap OC Kaligis, layak, cakap (sidang). Jadi kesimpulannya adalah cakap, mampu, kompeten untuk menjalani pemeriksaan (sidang)," sambung Yudi

Namun ternyata majelis hakim mengakomodir keinginan Kaligis untuk diperiksa dokter Terawan pada RSPAD Gatot Subroto Jakpus.

"Karena itu demi efektivitas pemeriksaan perkara ini maka majelis hakim memberikan izin kepada terdakwa untuk memeriksakan kesehatan kepada dokter Terawan di RSPAD dengan pengawalan ketat petugas," kata Hakim Sumpeno membacakan penetapan usai sidang diskors lebih dari setengah jam.

Sidang Kaligis diputuskan diundur hingga Senin 31 Agustus 2015. Atas penetapan ini, Jaksa pada KPK mematuhinya. "Kita akan melaksanakan penetapan hakim," tegas Yudi.

Kaligis dalam persidangan memang menuntut banyak permintaan, mulai dari pemeriksaan dokter di RSPAD, pembukaan blokir rekening untuk gaji karyawan OC Kaligis and Associates. Tak lupa Kaligis menyelipkan permohonan soal keleluasaan jam besuk di rutan bagi keluarganya.

Ruang sidang Kaligis yang jadi terdakwa kasus suap hakim dan panitera PTUN Medan, Sumut, hari ini dipenuhi keluarga dan kerabatnya. Sebagian di antaranya mengenakan kaus putih yang bertuliskan kalimat dukungan bagi Kaligis.



(fdn/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads