"Kita tegur dan kita peringatkan jika mengulangi bisa kita putus kontraknya," kata Kepala Seksi Katering PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Madinah Evy Nuryana kepada tim Media Center Haji (MCH) di Madinah, Rabu (26/8/2015).
Evy mengatakan teguran itu dilayangkan karena masalah menu dan alat pemanas (heater). Penyedia jasa katering itu gagal menyajikan menu dengan citarasa Indonesia serta alat pemanas makanan yang dibawa ke hotel jemaah tidak berfungsi dan bermasalah pada stop kontaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada 9 perusahaan katering yang disewa untuk melayani jamaah haji Indonesia selama di Madinah. Sembilan perusahaan itu adalah Andalus Katering (kapasitas 28.800), Al Ahmadi (23.300), Saudi Ration (17.900), Oriental Savoury (16.500), Bayan Silver (15.500), Salal Istambul (15 ribu), Al Aliyah (13.750), Al Munief (12.250), dan United Catering (12.250).
Selama berada di Madinah, jamaah haji akan mendapatkan layanan makan berat sebanyak-banyaknya 18 kali atau dua kali sehari pada siang dan malam. Selain itu jemaah juga mendapat snack pada pagi hari beserta paketan kopi, teh, gula, sambal, dan kecap.
"Kita sudah kontrak mereka dengan harga per porsi makanannya 11,95 Riyal Arab Saudi dari harga sebelumnya 11 Riyal," kata Evy. (gah/ega)











































