Tekad KH Ma'ruf Amin Memimpin MUI Masa Khidmat 2015-2020

Munas ke-9 MUI di Surabaya

Tekad KH Ma'ruf Amin Memimpin MUI Masa Khidmat 2015-2020

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 27 Agu 2015 05:21 WIB
Tekad KH Maruf Amin Memimpin MUI Masa Khidmat 2015-2020
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - KH Ma'ruf Amin dipilih oleh tim formatur sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat masa khidmat 2015-2020. KH Ma'ruf Amin menyampaikan tekad-tekadnya selama memimpin MUI 5 tahun mendatang.

Setelah tim formatur menyampaikan ketua umum dan dewan penasehat MUI 2015-2020 terpilih, KH Ma'ruf Amin menyampaikan sambutannya di hadapan peserta Munas ke-9 MUI yang digelar di Hotel Garden Palace, Surabaya.

"Saya bersyukur munas ini berjalan dengan baik dan dalam penyusunan kepengurusan dapat diselesaikan tanpa riak-riak dan gelombang yang menimbulkan konflik diantara kita semua," kata KH Ma'ruf Amin, Kamis (27/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suasana ini bisa dicapai karena saling pengertian, adanya rasa cinta dan kasih sayang. Kami dari pengurus baru mengucapkan terima kasih, karena bapak ibu peserta munas yang mempercayakan kami menjadi pengurus periodeย  2015-2020, melalui tim formatur yang dipimpin ketua umum MUI periode 2010-2015," tuturnya.

KH Ma'ruf Amin yang juga Rois Aam PBNU mengakui, bahwa kepengurusan MUI pusat 2015-2020 ini agak gemuk sekitar 30 orang pengurus harian.

"Ini dimaksudkan bisa merepresentasikan berbagai kelompok. Dan insyaAllah menurut ijtihad kami, seluruhnya sudah tertampung. Kami hanya bertekad untuk melaksanakan tugas-tugas yang tadi berkasnya sudah disampaikan formatur. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, dengan satu tekad, pengurus akan berkerja dengan sungguh-sungguh seperti konsolidasi MUI dari pusat sampai ke daerah-daerah, dan menginginkan tidak ada satu di daerah ada bagian yang tidak hidup.

"Supaya kami bisa melaksanakan tanggungjawab kenegaraan maupun keumatan. Dapat mengawal dari gangguan radikalisme agama maupun sekuler. Dapat mengawal dari ekstrimisme baik kanan atau kiri. Dapat mengawal negara ini dari sparatisme maupun terorisme," tegasnya.

MUI dibawah kepemimpinannya juga bertekad dan berusaha melakukan pemberdayaan umat, melakukan perbaikan-perbaikan dengan prinsip yang lebih baik lagi dan secara terus-menerus berkelanjutan, mendahulukan yang lebih baik dari yang baik.

"Kami ingin ke depan akan lebih baik apa yang akan dicapai. Tantangan ke depan lebih berat. Menjaga kesatuan dan persatuan, menjaga ukhuwah islamiyah, tauhidul ummah, menyatukan umat walaupun ada perbedaan," terangnya.

Menurutnya, perbedaan dapat dikelola dengan baik dengan toleransi. MUI akan berupaya dan bisa menekan ego dari kelompok-kelompok ormas Islam, sehingga semuanya bisa bekerjasama.

"Karena kita bertekad MUI dijadikan tenda besar dan semua umat Islam bisa dibawah tenda besar secara bersama-sama," katanya.

"Mudah-mudahan tekad yang keras dan tinggi kita wujudkan selama 5 tahun ke depan," tandasnya.

Sebelum meninggalkan podium, KH Ma'ruf Amin diminta oleh pembawa acara untuk menutup Munas ke 9 MUI yang digelar di Surabaya.

"Permintaan dari pembawa acara, kita tutup dengan Alhamdulillah. Allah Akbar. Allah Akbar," pungkasnya. (roi/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads