Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (26/8/2015), kedua belas orang itu adalah: 1. Lukman Hakim Saifuddin, 2. Masdar Farid Mas'udi, 3. Syamsul Anwar, 4. Achmad Gunaryo, 5. Muhyiddin Junaidi, 6. Jihaduddin, 7. Yusnar Yusuf, 8. Abdul Mu'thi Nurhadi, 9. Maman Abdurrahman, 10. Ahmad Satori Ismail, 11. Agus Sartono, dan 12. Chairul Radjab Nasution.
"Amirul Hajj merupakan elemen tertinggi dalam unsur penyelenggaraan ibadah sekaligus strategis, karena memegang peranan penting dalam hal kebijakan secara keseluruhan," kata Menteri Lukman dalam rapat bersama antara Amirul Hajj dengan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag.
Dirjen PHU Abdul Djamil menjelaskan bahwa Amirul Hajj bertugas antara lain melakukan hubungan kenegaraan dalam tataran politik dan menyusun rencana program untuk mencapai tujuan dan misi haji secara keseluruhan. Selain itu Amirul Hajj juga bertugas dalam menjaga kelestarian nilai-nilai haji dalam kaitannya dengan sosial kemasyarakatan.
Â
Tahun ini Kemenag memberangkatkan 155.200 orang haji reguler. Seharusnya kuota haji Indonesia berkisar 211.000 orang tetapi dipotong 20 persen karena sedang ada renovasi di Masjidil Haram. (gah/ega)











































