CEO Go-Jek Nadiem Makarim menyatakan akan senantiasa melindungi para sopirnya dari tindak kekerasan. "Kita lindungi bila ada kekerasan. Kita asuransi semuanya bila mereka mengalami kekerasan," kata Nadiem di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (26/8/2015).
Selain jaminan asuransi untuk para sopirnya, Go-Jek juga mempercayakan tindak kriminal yang dialami karyawannya pada aparat kepolisian.
"Kita berhubungan dengan Polda. Kirim langsung Polisi ke sana. Itu kan kriminal," tuturnya.
Nadiem bahkan optimis, para sopir opang yang kini bersitegang dengan pihaknya lama-kelamaan bakal bergabung menjadi karyawannya. Sopir ojek yang semula tersebar beraneka ragam itu bakal mengenakan jaket kebesaran Go-Jek berwarna hijau.
"Lama-lama ojek-ojek lain juga gabung. Yang tadinya resisten, eh jadi hijau," ujar Nadiem.
Pihaknya akan berusaha menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja. Dengan demikian, lebih banyak orang yang bisa terjamin hidupnya.
"Lama-lama bakal terserap. Sebanyak mungkin yang bisa kita serap maka akan kita serap," tandasnya.
(dnu/dra)











































