"Pimpinan KPK harus bersih dari ego, tahu batas harus berhenti di mana, kita bikin kode etik baru, pimpinan KPK tak boleh bicara ke media, jubir kita tambah jadi 4," kata Surya dalam sesi wawancara dengan Pansel KPK di kantor Setneg, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (26/8/2015).
Menurutnya, nanti setiap pimpinan bisa memilih jubirnya sendiri. Sehingga, standart jubir akan berbeda-beda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota pansel pimpinan KPK, Betty Alisjahbana lalu menanyakan soal standart kualitas empat jubir yang akan diangkat Surya. Pasalnya, saat ini saja, KPK masih kesulitan mendapatkan jubir pengganti Johan Budi.
"Jubir itu tidak bisa dikloning, bagaimana anda akan mencari empat jubir? KPK saat ini saja belum bisa mendapatkan jubir seperti Pak Johan Budi yang bisa cool itu," tutur Betty.
Untuk diketahui, peranan jubir di KPK cukup penting. Jubir KPK harus bisa mengendalikan isu yang ada di publik.
Selain itu, jubir juga menjadi tameng saat KPK diterpa berbagai isu. Selama 24 jam selama 7 hari, jubir harus selalu siap melayani pertanyaan media, kapan pun waktunya.
Di KPK sendiri, memang mematok standart yang cukup tinggi untuk seorang jubir. Jubir di KPK akan menduduki jabatan struktural sebagai Kabiro Humas.
Kemudian, untuk mekanisme perekrutan pegawai, KPK biasanya akan menggandeng lembaga assesor dari luar. Sehingga, tidak bisa pimpinan KPK memilih pejabat, termasuk jubir semaunya.
(Hbb/hri)











































