TKI Tewas di Yordania, Kemenlu Selamatkan Gaji dan Siapkan Pengacara

TKI Tewas di Yordania, Kemenlu Selamatkan Gaji dan Siapkan Pengacara

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 26 Agu 2015 16:36 WIB
TKI Tewas di Yordania, Kemenlu Selamatkan Gaji dan Siapkan Pengacara
Foto: Yudhistira/detikcom
Jakarta - Seorang TKI berinial S (30) asal Grobokan, Jawa Tengah, ditemukan tewas di Kota Irbid, Yordania akibat benda tumpul di belakang kepala oleh majikan. Pihak Kementerian Luar Negeri akan memberikan pendampingan pemenuhan hak dan fasilitas pemulangan jenazah ke tanah air.

"Itu otomatis akan kita lakukan. Kalau yang pemulangan sudah kita bantu, sudah fasilitasi," ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015).

Retno akan mengecek apakah selama bekerja di Yordania, S pernah mengalami tindak kekerasan dari majikannya. Sementara, terkait kasus meninggalnya, pihak Kementerian Luar Negeri akan memberikan pendampingan hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kementerian Luar Negeri membantu pengurusan jenazah dan pengurusan administrasi jenazah. Memberikan pendampingan hukum untuk memproses kasus ini sesuai hukum setempat, termasuk menugaskan seorang pengacara untuk kawal kasus ini di pengadilan," jelas Retno.

Retno juga mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan seluruh barang pribadi S, termasuk gaji S selama bekerja di Yordania.

"Berhasil mengupayakan seluruh barang pribadi almarhumah, seluruh sisa gaji selama 6 tahun bekerja sebesar 8,100 USD serta seluruh biaya pengurusan jenazah dan denda izin tinggal sebesar 3,054 USD," jelas Retno.

Dikabarkan majikan S adalah anggota militer. Retno mengatakan menyerahkan seluruh persoalan hukum itu sesuai hukum Yordania.

"Kita serahkan pada hukum yang berlaku di sana. Tentunya hak-hak WN kita, kita dampingi. Prinsipnya itu," jelas Retno.

(jor/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads