Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, penggunaan nama Tuhan itu dinilai bukan suatu masalah fundamental selama yang bersangkutan tidak mengkultuskan dirinya sebagai Tuhan yang sebenarnya. Selain itu ada logat using, bahasa daerah Banyuwangi yang belum diketahui masyarakat lainnya tentang pengucapan huruf U dan O dalam susunan kata.
"Tidak perlu lah diganti, nama Tuhan atau Tohan itu hanya soal logat Banyuwangi saja. Sama seperti orang menyebut, ada yang Using dan Osing. Bukan sesuatu hal yang fundamental untuk diperdebatkan selama orang itu tidak mengkultuskan dirinya sebagai Tuhan atau tidak menggunakan Allah sebagai nama. Tapi tetap akan kami telusuri," kata Anas ketika ditemui detikcom di kantor DPRD Banyuwangi, Rabu (26/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Camat dan Kepala Desa sekarang sedang berupaya mengumpulkan keterangan di lapangan, hasilnya nanti dijadikan bahan acuan tindakan selanjutnya," pungkasnya.
(dra/dra)











































