Pemkab Banyuwangi Telusuri Asal Usul Nama Tuhan

Pemkab Banyuwangi Telusuri Asal Usul Nama Tuhan

Putri Akmal, - detikNews
Rabu, 26 Agu 2015 14:18 WIB
Pemkab Banyuwangi Telusuri Asal Usul Nama Tuhan
Foto: Putri/detikcom
Jakarta - Nama Tuhan (42) yang digunakan warga Desa Kluncing, Licin, Banyuwangi disoal Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemkab Banyuwangi pun angkat bicara. Meski dinilai tidak ada unsur penghinaan dan aturan yang dilanggar, Pemkab Banyuwangi akan lakukan penelusuran terkait asal mula pemberian nama Tuhan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, penggunaan nama Tuhan itu dinilai bukan suatu masalah fundamental selama yang bersangkutan tidak mengkultuskan dirinya sebagai Tuhan yang sebenarnya. Selain itu ada logat using, bahasa daerah Banyuwangi yang belum diketahui masyarakat lainnya tentang pengucapan huruf U dan O dalam susunan kata.

"Tidak perlu lah diganti, nama Tuhan atau Tohan itu hanya soal logat Banyuwangi saja. Sama seperti orang menyebut, ada yang Using dan Osing. Bukan sesuatu hal yang fundamental untuk diperdebatkan selama orang itu tidak mengkultuskan dirinya sebagai Tuhan atau tidak menggunakan Allah sebagai nama. Tapi tetap akan kami telusuri," kata Anas ketika ditemui detikcom di kantor DPRD Banyuwangi, Rabu (26/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan Anas, Sekretaris Daerah Banyuwangi, Slamet Karyono menambahkan, pihaknya kini telah memerintahkan perangkat desa setempat untuk menelusuri asal usul pemberian nama Tuhan pada bapak dua anak tersebut. Hasil penelusuran tersebut nantinya akan didiskusikan dengan MUI sebagai acuan dasar untuk mengambil langkah selanjutnya.

"Camat dan Kepala Desa sekarang sedang berupaya mengumpulkan keterangan di lapangan, hasilnya nanti dijadikan bahan acuan tindakan selanjutnya," pungkasnya.

(dra/dra)


Berita Terkait