Seperti apa progres pengerjaan proyek yang menelan biaya Rp 490 miliar itu?
Sodetan Ciliwung membujur sepanjang 1,27 kilometer dengan titik masuknya air (inlet) di Bidara Cina, dan tempat keluarnya air (outlet) di Kebon Nanas.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum T Iskandar menjelaskan saat ini pengeboran masih terus berlangsung. Bahkan dari titik outlet di Kebon Nanas, Jakarta Timur, pengeboran line 1A sepanjang 564 meter sudah hampir selesai.
![]() Foto: Edward/detikcom |
"Perkiraan kami ini sampai tanggal 20 September pengeboran line 2 dari titik outlet sampai ke arriving shaft di Jl Otista II. Sehingga tanggal 20 nanti posisi line 1 dan 2 sudah tembus," kata Iskandar kepada detikcom lewat telepon, Rabu (26/8/2015).
Setelah pengerjaan line 1A dan 2 A dari outlet ke arriving shaft selesai, maka dilanjutkan pengeboran dari Bidara Cina. Β
"Nanti akan dilanjutkan lagi dari Bidara Cina, karena lokasi arriving shaft tidak mungkin untuk dilakukan pengeboran, melihat lokasi kecil dengan luasan bidang 8x12 meter. Sementara yang kita butuhkan itu 12x 14 meter," tambah Iskandar.
Sebenarnya, kata Iskandar, pengeboran awalnya akan dilakukan dari titik Inlet di Bidara Cina kemudian tembus ke arriving shaft hingga akhirnya ke outlet. Namun rencana itu terkendala masalah pembebasan lahan di Bidara Cina, Jakarta Timur.
"Jadi sebenarnya untuk metode pelaksanaanya awalnya pengerjaan itu sekali jalan karena kita punya dua mesin (mata bor) waktu itu diharapkan kita langsung kerjakan dari Bidara Cina kemudian tembus arriving shaft hingga akhirnya ke outlet. Akan tetapi karena kemarin ada kendala pembebasan jadi dilakukan dari outlet," papar Iskandar.
(erd/nrl)












































