Api mulai membakar rumah yang berada di Jl Widya Chandra 5 No.8 itu sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (26/8/2015). Sebanyak 15 mobil pemadam kebakaran pun langsung dikerahkan dan tak berapa lama api pun padam.
"Taksiran sementara kerugian sekitar Rp 3,5 miliar. Itu dari bangunan aja. Kalau isi sekitar Rp 15 jutaan," ungkap Kasudin Damkar Jaksel, Irwan, di lokasi.
Rumah milik Winarko ini dipinjamkan dan digunakan sebagai kantor Sekretariat RT 08/05, Kelurahan Senayan dan ditempati oleh sang ketua RT, Jhony Budiono bersama seorang tukang kebun. Menurut Irwan, api berasal dari ruang tengah.
"Api dari lampu di ruangan tengah, ruang tempat bermain tenis meja. Menjalar ke atap, ada serpihan yang jatuh ke bawah dan menyambar papan tenis meja di bawahnya. Akhirnya api membesar," kata Irwan.
Sementara itu menurut Jhony, rumah seluas 1.000 meter persegi ini sebelumnya sudah lama kosong dan akhirnya dibeli oleh Winarko. Kemudian rumah yang merupakan bangunan lama tersebut dipinjamkan untuk menjadi kantor RT.
"Rumahnya punya pak Winarko. Sudah lama kosong terus dibeli. Sejak tahun 2011 saya tinggal di sini dengan tukang kebun, dipinjamkan untuk jadi kantor sekretariat RT," ucap Jhony di lokasi yang sama.
"Pak Winarko sekarang lagi di luar negeri, tapi mungkin sudah diberitahu oleh keluarganya. Rumahnya di situ, nggak jauh dari sini," sambungnya.
![]() |
Saat ini proses pemadaman sudah selesai. Petugas Damkar dan kepolisian telah meninggalkan lokasi. Sisa bangunan rumah telah dipasangi garis polisi, sementara pagar rumah ditutup serta dikunci rapat. Api memang tidak ikut membakar halaman dan pagar rumah.
Meski demikian, masih ada beberapa orang yang penasaran dan menonton dari bagian luar. Satu-dua orang pun mengabadikan sisa bangunan yang terbakar dengan kamera ponsel. Sejumlah barang yang berhasil diselamatkan, seperti meja, sofa, dan buku-buku milik Sekretariat RT 08 masih diletakkan begitu saja di taman pembatas jalan di depan rumah yang terbakar. (ear/dra)












































