Rumah besar yang terbakar berada di Jl Widya Chandra 5, No. 8 dan dipinjamkan oleh pemilik untuk kantor sekretariat RT 08/05. Sejak tahun 2011, sang Ketua RT Jhony Budiono menempati rumah bangunan lama ini bersama seorang tukang kebun.
"Kebakaran asalnya dari kamar belakang. Kemungkinan karena korsleting listrik, ini rumah juga sudah tua ya. Tapi sementara masih dalam penyelidikan," ungkap wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Nurdin AR di lokasi, Rabu (26/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak RT nya lagi ngetik di depan. Lalu tukang kebun dari belakang bilang ada kebakaran. Ini ada 15 unit mobil kebakaran termasuk unit bantuan yang datang," kata Nurdin.
Pantauan di lokasi, hingga saat ini petugas masih melakukan pendiginan dan masih tersisa sedikit asap. Rumah habis terbakar di bagian dalam. Hanya tersisa tembok bagian depan dan ruang kecil yang berada di samping kanan dekat halaman.
Kayu-kayu dari rangka kusen dan atap berjatuhan dan tampak gosong. Beberapa pohon pisang di kebun yang berada di area dalam rumah juga terlihat hangus.
"Habis semua. Cuma paviliun depan ini aja yang nggak kena kebakar," ucap Jhony di lokasi yang sama.
Jhony sendiri tidak bisa menaksir berapa kerugian akibat kebakaran ini karena sang pemilik rumah sedang tidak ada di lokasi. Ia hanya dapat merinci barang-barang inventaris milik kantor RT.
"Pak Winarko sedang ke luar negeri. Ini barang yang ikut kebakar ada laptop 2, data saya semua di situ. TV, VCD player, surat-surat, buku tabungan, pakaian, buku-buku (bacaan), koleksi saya ada 300-an habis terbakar," tutur Jhony.
Ruas jalan di kompleks perumahan hanya satu arah yang bisa digunakan karena di bagian depan rumah Winarko masih ada 3 mobil damkar. Meski sebelumnya ada cukup banyak warga yang menonton kebakaran, kini hanya tersisa beberapa orang saja.
(dra/dra)











































