Kecelakaan maut itu terjadi di perempatan Damkar, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Selasa (25/8/2015). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 18.15 WIB saat truk kontainer bermuatan pupuk kering dari Pelabuhan Krakatau Bandar Samudra (KBS) kehilangan kendali. Truk yang dikendarai Aef (39) ini menabrak belasan kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah.
Dalam hitungan detik, kendaraan di depan truk terseret. Salah satu korban, Sohari, sehari-hari bekerja sebagai dosen IAIN meninggal dunia dengan kondisi yang memprihatinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kaur Lantas Polres Cilegon Iptu Sudarman mengatakan, pihaknya tidak tahu pasti jumlah kendaraan yang menjadi korban. Sedangkan sopir kontainer maut sudah diamankan di Mapolres Cilegon untuk menghindari amukan massa.
Sopir kontainer maut, Aef mengatakan, pada saat kecelakaan, kendaraan yang dikemudikannya tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Namun, akibat rem blong kecelakaan itu tidak dapat dihindarkan.
"Saya sudah coba pakai rem tangan tapi nggak bisa. Sedangkan di depan saya banyak kendaraan lebih dari sepuluh kendaraan," ujarnya saat ditemui di Mapolres Cilegon.
Nama-nama korban luka berat yaitu Sahrubi, Verdiansyah, Herudin, Agus Wahyudi warga Pulomerak, Alam, Erico, Stella siswa SMP Al-Azhar dan Rizkia Mahfudah Kecamatan Jombang. Sementara korban meninggal dunia Sohari warga Kecamatan Grogol yang diketahui sebagai dosen IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. (mnb/imk)










































