Jelang Kenaikan BBM, Pemerintah Akan Gelar Operasi Pasar
Jumat, 25 Feb 2005 22:56 WIB
Jakarta -
Menjelang kenaikan harga BBM, pemerintah akan menggelar operasi pasar untuk mengecek dampak kenaikan tersebut. Aparat keamanan juga akan disiagakan untuk mencegah terjadinya penimbunan BBM."Untuk kenaikan harga BBM sudah diambil keputusan. Waktunya akan diumumkan pada saatnya nanti. Tapi kita juga akan menggelar operasi pasar, kita perkirakan dampaknya tidak akan mengkhawatirkan," kata Juru Bicara Presiden Andi Malaranggeng kepada wartawan, usai dialog interaktif "Reformasi Pemerintahan, Evaluasi 100 Hari dan Prospeknya", di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/2/2005).Menurut Andi, saat ini pemerintah sedang merumuskan kesiapan dalam kompensasi dari kenaikan BBM tersebut. Di antaranya adalah berupa subsidi pendidikan kepada mereka yang tidak mampu dalam bentuk beasiswa.Mengenai kemungkinan terjadinya penimbunan BBM, Andi mengatakan, presiden akan menyikapinya dengan tegas. "Apabila terjadi penimbunan BBM, itu juga akan disikapi presiden dengan tegas," jelasnya.Illegal LoggingSementara itu, saat ditanya mengenai pemberantasan illegal logging, Andi menjawab, presiden sedang menunggu laporan dari Kapolri dan tim khusus yang menangani hal tersebut."Kita akan lakukan tindakan tegas dan shock teraphy kepada para pelaku, baik pejabat, cukong, aparat militer, polisi, bea cukai dan lain-lain, tidak akan ada yang kebal hukum," tegasnya.
(ast/)










































