Kabid Dokkes RS Bhayangkara Polda Papua Kombes Pol dr Ramon Amiman mengaku bersyukur cukup banyak jenazah yang berhasil diidentifikasi melalui data-data ante mortem keluarga. "Termasuk hari ini, kami memanggil keluarga untuk melihat CCTV pakaian yang digunakan korban," kata kata Ramon didampingi Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin, dan Kabidkum Polda Papua, Kombes Pol Djoko Prihadi di RS Bhayangkara, Jayapura, Selasa (25/8/2015).
"Untuk DNA, sampai saat ini tersisa satu keluarga yang belum memberikan sampel DNA-nya yakni keluarga korban atas nama Alindam Yawam. Kami belum dapat keluarganya, dikontak tapi belum ada," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut nama enam jenazah yang teridentifikasi:
1. Egenio Dilam MS (22 tahun), ibu rumah tangga, domisili Bhayangkara 1, Jayapura Utara
2. Marselino DK. Karubaba (3 bulan), domisili Batu Putih, Polimak I Jayapura Selatan
3. Esap Aruman (39 tahun), Kepala Distrik Weime, domisili BTN Puskopad jalur 07, Sentani, Kabupaten Jayapura
4. Jhon Baltazar Gasper (38 tahun), PNS, domisili Kabiding, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang
5. Ewelin Uropmabin (6 tahun 3 bulan), domisili Kampung Balusu, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang
6. Valerin (3 tahun 8bulan), domisili KPR BPD Gunung, jalur 1 no 3, Sentani, Kabupaten Jayapura
Berikut nama jenazah yang sudah teridentifikasi sebelumnya:
1. Terianus Halawala
2. Mathius Nicolas Aragae
3. La Boni alias Boni Woriori
4. Wendepen Bamulki
5. Asirum
6. Agustinus Lukas Luanmase
7. Dita Amelia Kurniawan
8. Teguh Warisman Sane
9. Emilia Gobay
10. Milka Kakyarmabin
11. Oscar Mangonto
12. Hasanudin
13. Obed Trukna
14. Yusran
15. Amran
(try/try)











































