Dipindahkan dari Kampung Pulo di tepi Kali Ciliwung ke Rusunawa Jatinegara Barat, Nopi mengaku merasa senang. Dia tak lagi berpanas-panasan saat bermain bersama teman sebayanya. Temannya pun bertambah banyak.
![]() Nopi (13) bermain dengan sang kakek, Wahyudi. (Foto-Yudhistira/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama dirasakan oleh Saphira (7 tahun). Dia mengaku senang dipindahkan dari Kampung Pulo. "Dulu di pinggir kali sekarang nggak. Terus juga jadi sering naik lift," kata Saphira.
Sama seperti Nopi, teman Saphira pun bertambah banyak. Hanya ada satu yang kurang menurut anak-anak tersebut.
"(Kurang) Kolam renang," kata Nopi.
![]() Nopi (13) bermain dengan sang kakek, Wahyudi. (Foto-Yudhistira/detikcom) |
Selain itu juga digelar lomba mewarnai untuk anak-anak.Β Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian bersama ibu-ibu Bhayangkari siang ini mendatangi langsung Rusunawa Jatinegara Barat dalam rangka HUT Bhayangkari.
Kapolda Tito sempat meminta tanggapan warga setelah dipindahkan dari Kampung Pulo. "Apa kabar semuanya? Gimana, enak kan rasanya tinggal di rusun?" tanya Tito Karnavian melalui mikrofon.
"Enaaak...," jawab warga yang mayoritas anak-anak dan ibu-ibu.
Β
(erd/nrl)













































