Capim Laode Nilai Komunikasi KPK Kurang dengan Penegak Hukum Lainnya

Wawancara Capim KPK

Capim Laode Nilai Komunikasi KPK Kurang dengan Penegak Hukum Lainnya

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Selasa, 25 Agu 2015 16:19 WIB
Capim Laode Nilai Komunikasi KPK Kurang dengan Penegak Hukum Lainnya
Foto: Taufan Noor
Jakarta - Dosen Universitas Hasanuddin yang juga calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif diminta komitmennya oleh Pansel apabila terpilih sebagai komisioner KPK. Dengan tegas Laode mengatakan tidak akan gila panggung.

"Insya Allah saya tidak akan gila panggung dan tidak akan ada di teras KPK," ujar Laode menjawab pertanyaan Pansel di gedung Setneg, jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015).

Selain itu, Laode menilai ke depan KPK haruslah menjadi lembaga yang dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan lembaga lainnya. Menurutnya, selama ini KPK cenderung akrab dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) daripada lembaga penegak hukum lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pimpinan KPK selanjutnya adalah sosok yang harus bisa bekerjasama dan berkoordinasi dengan lembaga lainnya. Independen itu hanya dalam menangani kasus, tapi dalam bekerjasama dan berkoordinasi dengan lembaga lain harus dilakukan, bukan independen," terangnya.

"Karena saya lihat komunikasi antara lembaga-lembaga penegak hukum kurang. Padahal criminal justice system harusnya semuanya," sambungnya.

Sehingga, dia berharap ke depan KPK dapat proaktif terkait komunikasi dengan Lembaga lain. Tidak hanya menunggu panggilan.

"Misalnya komunikasi dengan DPR dan presiden untuk meningkatkan strategi penanganan korupsi," pungkasnya. (hri/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini