Hilangkan Stigma Polisi Menakutkan, Polisi di Jaksel Sapa Anak-anak

Hilangkan Stigma Polisi Menakutkan, Polisi di Jaksel Sapa Anak-anak

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 25 Agu 2015 15:14 WIB
Hilangkan Stigma Polisi Menakutkan, Polisi di Jaksel Sapa Anak-anak
Foto: Mei Amelia
Jakarta - Menakutkan. Stigma ini kerap menempel untuk memberi kesan tentang sosok polisi. Bahkan orangtua saat membujuk anak-anak sering kali menakut-nakuti dengan kata-kata 'Ada pak polisi tuh, takut ih' atau 'awas, ada polisi nanti ditangkap'.  

Untuk menghilangkan stigma itu, anggota Bhabinkamtimbas pun perlu sering-sering turun ke jalan, bertemu warga dan menyapa warga. 'Sambang Bhabin' bahkan kini menjadi program Polri untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat.

Upaya ini dinilai cukup efektif untuk meredam konflik sosial. Dengan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat setiap hari, diharapkan permasalahan yang terjadi di masyarakat bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah sehingga tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencapai hal ini, tidak hanya masyarakat dewasa yang disapa polisi. Bhabinkamtibmas Grogol Utara' Kebayoran Lama, Jaksel, kini hadir di tengah masyarakat bukan hanya menyapa pemuda, bapak-bapak dan ibu-ibu, tetapi juga anak-anak.

Adalah Aiptu Kasim Utan yang bertugas melakukan sambang Bhabin di Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel. Saban hari, ia patroli sepeda hingga ke gang-gang untuk menyapa warga.

Di gang sempit RT 2/11 Grogol Utara, Kebayoran Lama, Kasim bertemu dengan anak-anak dan berbincang dengan perbincangan khas anak-anak tentunya. Dengan kehadiran Kasim yang ramah dan murah senyum ini, anak-anak pun tidak segan-segan untuk kontak langsung dengannya, bahkan salaman dan bersenda gurau.

"Upaya ini kami lakukan agar anak-anak tidak takut sama polisi dan bangga jika bertemu polisi sebagai sosok pelindung anak-anak dan orang tua tidak lagi menakut-nakuti anak-anak dengan kata-kata 'awas ada bapak polisi nanti ditangkap',"kata Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Aswin kepada detikcom, Selasa (25/8/2015).

Ia berharap, masyarakat tidak takut dengan kehadiran polisi. Justru diharapkan, masyarakat bisa dekat dengan polisi agar polisi bisa mengetahui permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan menyelesaikan masalah tanpa harus berurusan dengan hukum. (mei/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini