Yang pertama adalah Wapres Jusuf Kalla (JK). JK pernah menjabat menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Indonesia ke-27 pada masa pemerintahan Gus Dur. Pada 24 Agustus tahun 2000 JK digantikan oleh Luhut Pandjaitan yang kini menjabat Menko Polhukam merangkap Kepala Staf Kepresidenan.
Berikutnya adalah Luhut Pandjaitan. Salah satu orang kuat yang loyal kepada Presiden Jokowi ini pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2000-2001. Saat itu Gus Dur menunjuk Luhut menggantikan JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Rizal Ramli yang sempat memicu kontroversi karena perdebatannya dengan Wapres Jusuf Kalla itu tidak diusulkan parpol KIH. Rizal Ramli langsung dipanggil Jokowi ke Istana beberapa hari sebelum reshuffle diumumkan. Namun ternyata Rizal Ramli adalah sahabat Luhut Pandjaitan yang baru saja menempati kursi baru sebagai Menko Polhukam menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.
Beberapa hari masuk Kabinet Kerja, Rizal Ramli langsung menggunakan jurus rajawali ngepret. Jurus itu dipakai Rizal Ramli untuk membawa arus perubahan di Kabinet Kerja. Namun jurus itu juga yang membuat Rizal mendapat teguran keras dari Wapres JK. Kini persoalan Rizal dengan Jusuf Kalla telah berakhir dengan kesepakatan Kabinet Kerja agar solid menyukseskan pemerintahan Jokowi-JK.
Namun demikian keberanian Rizal Ramli menantang Wapres JK berdebat soal pembangkit listrik 35 ribu megawatt juga menimbulkan tanda tanya besar. Ada celetukan di kalangan elite parpol, setelah kepergian Andi Widjajanto dari Kabinet Kerja, Rizal Ramli ini bakal jadi penyokong baru Jokowi. Jika benar maka bisa jadi ini justru jadi awal baru kisah 'Trio Singa Istana' jilid II.
Wajar spekulasi itu muncul. Apalagi Rizal Ramli dan Luhut Pandjaitan punya kisah kedekatan yang cukup menarik. Seperti apa kisahnya, ikuti kelanjutannya di detikcom.
(van/nrl)











































