Kapolda didampingi istrinya, Tri Tito Karnavian, Ketua Tim Relawan Merah Putih Maruarar Sirait dan wakil walikota Jaksel Husein Murad melihat unit rusun di lantai 3 dan 4 Rusunawa Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2015).
Kapolda membawa beberapa sembako untuk dibagikan kepada penghuni rusun. Ada beras, mi dan gula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini airnya bersih nggak ya?" tanya Kapolda.
"Coba saja Pak Kapolda airnya dibuka sendiri," kata Maruarar.
Baca juga infografis: Mengapa Kampung Pulo Direlokasi?
Kapolda langsung mencuci mukanya dua kali di keran air. Air di keran tersebut mengalir deras.
"Segar ya, airnya jernih dan bersih, angin (rusun) nya semilir," tutur dia.
Kemudian Kapolda berbicara dengan salah satu penghuni rusun.
"Enak Pak lumayan di sini bersih," kata penghuni rusun.
"Ya sudah betah-betah ya," ucap Kapolda.
Setelah 30 menit berada di lantai 3 dan 4 rusun, Kapolda turun.
Rusunawa Jatinegara Barat menjadi tempat relokasi warga Kampung Pulo yang telah dibongkar. Warga boleh menempati rusun sekelas apartemen sederhana itu seumur hidup dan gratis membayar uang sewa 3 bulan pertama. Setelah itu warga harus membayar sewa Rp 300 ribu per bulan.
(nwy/mad)











































