Seperti ketika anggota pansel Harkristuti Haskrisnowo bertanya kepada capim KPK Johan Budi. Harkristuti yang karib disapa Tuti itu bertanya mengenai fungsi pimpinan KPK dan menanyakan di mana Johan merasa pas untuk menempati posisi.
"Dari tugas dan fungsi pokok pimpinan KPK di mana Anda menempatkan diri Anda?" tanya Tuti dalam wawancara di gedung Setneg, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2015).
Johan kemudian memaparkan bahwa untuk menjadi pimpinan KPK tidak harus seorang sarjana hukum. Namun Johan menyebut yang penting pimpinan itu orang yang mengerti hukum.
Penjelasan panjang lebar Johan nampaknya membuat Tuti tak sabar sehingga memotong pemaparan Johan. Namun Johan berkilah bahwa dirinya perlu menjelaskan itu agar pansel mengerti.
"Saya kasih intro dulu, nanti ibu nggak paham," celetuk Johan.
Tuti pun menanggapinya dengan santai. "Lho ngenyek iki (Lho mengejek ini)," kata Tuti yang disambut tawa pengunjung.
Johan yang merasa tidak mengejek pun hanya tersenyum-senyum sembari menjawab posisi yang pernah diembannya di KPK. "Saya di bagian komunikasi dan pencegahan," kata Johan. (dha/dra)











































