Gang yang biasanya sepi kini menjadi ramai dan tentu saja menghijau. Mereka pengemudi Go-Jek berkumpul bukan untuk mangkal, namun ternyata untuk melayat rekannya sesama pengemudi bernama Sugeng Riyadi (30) yang meninggal dunia kemarin pagi.
Salah satunya Amar (40), pengemudi Go-Jek yang biasa mangkal di kawasan SCBD, Kuningan. Dia jauh-jauh datang ke Tebet hanya untuk melayat Sugeng, padahal Amar tak mengenal secara dekat Sugeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaung gak kenal, namun karena bentuk solidaritas kita sesama pengemudi Go-Jek, jadi saya dan teman-teman janjian ketemu di dekat Pasar Tebet terus rombongan kemari ke rumah duka," lanjutnya.
Amar menambahkan bahwa kabar Sugeng meninggal didapatnya dari pesan berantai lewat aplikasi Whatsapp. Selain Amar, Agus Riyanto (27) juga mengungkapkan hal yang sama.
Menurutnya, walau tidak kenal dekat dengan almarhum, namun karena solidaritas tinggi dan untuk menyambung silaturahmi, ia rela untuk tidak mengambil orderan dulu. Agus merupakan pengemudi Go-Jek yang biasa mangkal di daerah Semanggi.
"Tadi pas mau kesini, itu orderan banyak. Tapi karena solidaritas kita yang tinggi, saya gak ambil orderan. Biarlah rejeki nggak kemana," ucap Agus.
"Biar nggak kenal sama almarhum, tapi diakan saudara kita, teman kita, jadi nggak ada salahnya kita melayat," tuturnya.
Sugeng Riyadi merupakan pengemudi Go-Jek yang baru bergabung seminggu lalu. Menurut kaka sepupu almarhum bernama Sutomo (33), almarhum meninggal akibat kecelakaan pukul 00.30 WIB hari Senin (24/8).
"Almarhum tuh meninggal akibat kecelakaan. Kecelakaannya sih jam 00.30 WIB kemarin di Kramat Jati, cuman meninggalnya jam 14.35 WIB sore kemarin. Senggolan sama mobil" kata Sutomo.
"Almarhum baru gabung di Go-Jek tuh semingguan sih. Dia kerja benernya tuh di pabrik alat kesehatan daerah Kramat Jati juga. Rencana mau dikubur abis Dzuhur di Menteng Pulo," tambahnya.
Hingga saat ini, pengemudi Go-Jek yang melayat terus bertambah. Motor para pengemudi yang tadinya diparkir di gang, kini harus dikeluarkan agar tidak terlalu sempit. (yds/dra)











































