"Di sana medannya berat, ditumbuhi banyak ilalang kering. Titik satu dekat Kecamatan Jogorogo, Ngawi, satu lagi dekat atas gunung, itu sulit sekali dipadamkan" tutur Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Gunung Lawu, Abdul Naim saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2015).
Naim mengatakan, faktor musim kemarau disertai angin kencang menambah sulitnya pemadaman api. Apalagi salah satu titik api yang menyala ada di bagian atas Gunung Lawu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Upaya pemadaman sambung Naim akan kembali dilakukan hari ini. Menurut dia, petugas Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gunung Lawu Unit II Jawa Timur serta petugas Perhutani dan masyarakat sekitar akan mencoba kembali melakukan pemadaman secara manual.
"Akan kita coba lagi mas hari ini karena khawatir ini akan meluas ke hutan produksi. Nah, takutnya bisa juga merembet ke Jawa Tengah," tuturnya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Kebakaran hutan di pegunungan sebelumnya juga terjadi di Gunung Merbabu dan Gunung Guntur Garut. (hty/fdn)












































