"Nggak ada provokasi. Kalau saya bilang itu justru anak-anak di luar RT itu yang mulai lempar," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2015).
"Nanti biar polisi saja selidiki. Masa camat provokator," sambungnya.
Pada relokasi hari pertama, Kamis 20 Agustus 2015, ribuan satuan polisi pamong praja terlibat dalam relokasi bangunan di Kp Pulo. Mereka mendapat perlawanan warga hingga timbul kekacauan di lokasi.
Warga menuntut ganti rugi, namun Ahok tidak bisa memenuhinya lantaran tidak ada dasar hukum itu bagi warga yang menduduki tanah negara mendapat ganti rugi. Bentrok pun akhirnya terjadi antara warga dan Satpol PP serta petugas kepolisian yang membantunya (aws/fdn)











































