Malam Ta'aruf Munas ke-9 MUI di Surabaya Dihadiri Ketua MPR dan DPD

Malam Ta'aruf Munas ke-9 MUI di Surabaya Dihadiri Ketua MPR dan DPD

Jajeli Rois - detikNews
Senin, 24 Agu 2015 22:13 WIB
Malam Taaruf Munas ke-9 MUI di Surabaya Dihadiri Ketua MPR dan DPD
Foto: Jajeli Rois/detikcom
Surabaya - Musyawarah Nasional (Munas) ke-9 Majelis Ulama Indonesia (MUI) digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai 24-27 Agustus 2015.

Pada malam pertama ini, digelar Ta'aruf (perkenalan) dan Halal Bihalal peserta munas di Hotel Garden Palace Surabaya. Munas ke-9 MUI  bertemakan 'Islam Wasathiyah untuk Indonesia dan Dunia yang Berkeadilan dan Berkeadaban'

Sejumlah tokoh hadir di antaranya Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua MUI Jatim Din Syamsuddin, Wakil Ketua MUI KH Ma'ruf Amin, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembukaan munas ini rencananya dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya pada Selasa  (25/8/2015).

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan kembali di Hotel Garden Palace yang jaraknya sekitar 300 meter.

Sementara itu, Ketua DPD Irman Gusman di hadapan peserta menyampaikan pesan tentang pentingnya hubungan antara pemerintah dan ulama, dalam membangun bangsa. Ia mencontohkan, hubungan pemerintah dan ulama di Jawa Timur yang berjalan baik.

"Bagaimana mampu mendorong kebijakan yang berpihak kepada rakyat di bawah kecil, karena sebagian besar umat kita di bawah," kata Irman Gusman.

"Umaro (pemerintah) harus lebih dekat dengan ulama. Besok saya akan menyampaikan ke Pak Presiden Jokowi," ujarnya

Menurutnya, peranan ulama sangat penting dalam membangun nasional. Irman berharap, hubungan lembaga negara dengan ulama (MUI) sangat erat.

"Mudah-mudahan hubungan lembaga negara khususnya DPD, saya ingin membangun kerjasama erat. Siapapun pengurus (MUI) terpilih, bagaimana membangun kerjasama erat hingga ada MoU," jelas Irman.

Sedangkan Ketua MPR Zulkifli Hasan juga menyampaikan pesan di hadapan peserta dan tamu undangan di acara malam Ta'aruf dan Halal Bihalal MUI. Di antaranya tentang kondisi perekonomian Indonesia yang sangat berat untuk dihadapi.

"Walaupun ekonomi kita sangat berat, tapi politik harus bersatu. Dan syarat amar ma'ruf nahi munkar, maka umat harus bersatu," kata Zulkifli.

"Mari bersama-sama bersatu-padu menyamakan persamaan daripada perbedaan, untuk kehidupan lebih baik di masa akan datang," tutur Zulkifli. (roi/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads