Banggar: Detail Anggaran 7 Proyek DPR Akan Terungkap Besok

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 24 Agu 2015 19:07 WIB
Foto: Puspa Perwitasari
Jakarta - 7 Proyek DPR senilai kisaran Rp 1,6 triliun diusahakan gol oleh anggota dewan. Meski anggaran sayembara desain sudah ada di APBN 2015, namun DPR masih perlu duit dari APBN 2016. Besok, pemerintah akan memaparkan detail APBN 2016.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Ahmadi Noor Supit menjelaskan soal apakah postur anggaran APBN 2016 mencukupi atau tidak untuk membiayai proyek DPR. Dia menjelaskan memang APBN 2016 punya peningkatan nominal dibanding APBN 2015.

"Kan ada peningkatan. Dari Rp 1.900 triliun, sekarang sekitar Rp 2.100 triliun lebih. Artinya ada peningkatan anggaran," kata Supit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).

Soal detil anggarannya, pemerintah bakal memaparkan esok hari pada agenda penyampaian pokok-pokok RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2016. Rapat kerja itu akan dihadiri Menteri Keuangan RI, Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Menteri Hukum dan HAM, dan Gubernur BI.

"Peningkatan (APBN) itu untuk apa saja, kan belum detail. Waktu itu (penyampaian nota keuangan) juga Presiden belum menjelaskan per Kementerian dan lembaga di pidatonya. Oleh karena itu, besok penjelasan Menteri Keuangan akan jauh lebih detil," tutur Supit.

Soal alokasi anggaran 2016 untuk hal lain selain pilihan untuk membiayai proyek DPR, tentu pemerintah yang akan menentukan.

Yang jelas, usulan disampaikan sesuai prosedur, termasuk untuk anggaran sayembara desain pembangunan yang sudah masuk di APBN 2015. Supit tak tahu apa nama anggaran di APBN 2015 untuk membiayai sayembara desain itu. Anggaran untuk DPR pada APBN 2015 sendiri disebut Supit sekitar Rp 6 triliun

"Kalau proyek strategis, ya mesti dilapoirkan dong, masa diselundupkan?" ujar Supit.

"Apakah yang namanya tujuh proyek DPR itu sudah dibahas, sudah dibicarakan, dan sudah disetujui, itu kan akan tergantung dan kelihatan dalam nota keuangan itu. Karena kan kalo dari apa yang ktia dengar dari pimpinan DPR, kan katanya sudah dibicarakan, sehingga pada 2015 pun sudah bisa ada anggaran dalam rangka itu," tuturnya.

Pemerintah dan DPR akan berhati-hati membahas APBN 2016. DPR ingin memperpanjang pembahasan APBN, semula ditargetkan selesai pada 4 Oktober 2015 namun direncanakan diperpanjang sampai 20 Oktober.

"Kalau nggak selesai juga, kita minta sampai 31 Oktober. Sudah disetujui Bamus (Badan Musyawarah) kemarin," ujar politisi Partai Golkar ini. (dnu/khf)