"Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) sudah sejak bulan Juli selalu mengecek dan memantau kondisi semburan lumpur ini," kata Wakil Ketua BPLS Hardi Prasetyo di lokasi semburan lumpur, Senin (24/8/2015).
Setelah melakukan pengecekan, disimpulkan kondisi semburan lumpur tidak membahayakan. Hal ini, menurut Hardi, terbukti bahwa alat gas detector seperti gas metan menunjukkan angka nol. "H2S juga menunjukkan angka nol, sedangkan O2 normal," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini, jelas Hardi, sudah dia laporkan. "Kemungkinan besar kalau tidak ada hujan Insya Allah beliau (Jokowi) akan melihat secara dekat di sini. Daerah ini dengan semburan utama kurang lebih berjarak sekitar 300 meter," ujar Hardi lagi.
Sebelum melihat dari dekat kondisi kolam penampungan lumpur di Porongย Sidoarjo, Presiden Jokowi terlebih dulu akan berdialog dengan korban lumpur di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.
Dialog dengan korban Lapindo merupakan rangkaian kunjungan Jokowi di Jatim. Sebelum ke Sidoarjo, dia direncanakan membuka Munas ke-9 MUI di Surabaya. (bdh/try)











































