"Ini merespon kritik masyarakat terutama menyangkut perkembangan legislasi di DPR yang dipandang kurang produktif selama ini," kata Ketua Fraksi Golkar DPR Ade Komaruddin dalam jumpa pers rapat plenonya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Dalam rapat, hadir pula elite Golkar mulai dari Wakil Ketua MPR Mahyudin, Ketua DPR Setya Novanto, Fadel Muhammad, Syarif Tjitjip Sutardjo, Bambang Soesatyo, dan Pontjo Sutowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Prolegnas 2015, ada 37 RUU yang masuk daftar. Kali ini, Golkar berfokus pada RUU yang berkaitan dengan ekonomi agar bisa meweujudkan kesejahteraan rakyat.
Untuk memperkuat sektor riil, Golkar mendorong dibuatnya UU Penjamin Kredit yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi UMKMK dalam mengakses permodalan dari bank. Golkar juga mendorong UU Jaminan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK), UU Perbankan, dan perhatian khusus terhadap RUU Bank Indonesia. (dnu/tor)











































