Pameran itu diadakan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, mulai Senin (24/8/2015) hingga Kamis (27/8). Bila dulu yang dipajang adalah batu akik koleksi anggota DPR, sekarang giliran batu jasper yang dipamerkan.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang membuka pameran ini mengungkapkan perbedaan pameran batu mulia kali ini dengan yang beberapa bulan lalu. Pameran ini berasal dari inisiatif masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan bahwa komunitas batu jasper yang datang ke DPR untuk mengadakan pameran. DPR pun menyambut baik.
"Ini ada dari 12 daerah. Batu mulia jasper berbeda dari batu akik. Ini baru ekonomi kreatif," ujar pria yang juga kolektor batu akik ini.
Batu jasper yang dipamerkan beragam dan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Beberapa di antaranya adala batu tiger skin jasper asal Lampung, batu sisik naga asal Jawa Tengah, hingga jasper asal Riau dan Papua.
Batu yang dipajang ada yang berbentuk liontin, cincin, maupun masih bongkahan. Batu-batu itu disimpan dalam kotak kaca.
Selain pameran batu mulia, DPR juga menggelar pameran lukisan serta pameran filateli dan numismatik (mata uang). Semuanya diadakan dalam rangka HUT Kemerdekaan dan HUT ke-70 RI.
(imk/tor)











































