"Tidak ada tindak pidana berkaitan dengan laporan tersebut, dan dari keterangan baik PB maupun Chelsea mereka berteman saja," kata Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Buddy Towoliu kepada detikcom, Senin (24/8/2015).
Buddy mengatakan, PB langsung dipulangkan ke rumah orangtuanya setelah sempat dimintai keterangan seputar mengapa Chelsea menginap di rumahnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orangtua Chelsea yang lega dengan kembalinya anaknya itu juga telah mencabut laporannya. Kasus pun selesai.
"Kasus selesai. Yang terpenting korban ditemukan selamat dan tidak terjadi tindak pidana berkaitan dengan laporan orangtua korban ini, sehingga kasusnya selesai," jelasnya.
Sebelumnya, Chelsea dilaporkan 'hilang' oleh orangtuanya karena satu hari satu malam tidak kembali pulang sejak Sabtu (22/8) pagi. Saat itu, Chelsea pamitan ke orangtuanya untuk menemui temannya yang masih berada di Kalideres, Jakarta Barat.
Namun, pada Sabtu (22/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB, Chelsea menghubungi orangtuanya dari nomor telepon orang lain dan mengabari orangtuanya jika ia hendak menginap di rumah temannya yang di Kalideres itu. Tapi ternyata, tanpa sepengetahuan orangtuanya, Chelsea pergi kerumah PB di Tangerang.
Hingga pada Minggu (23/8) sore, orangtua Chelsea khawatir karena anaknya tidak juga pulang, terlebih telepon genggamnya sudah tidak aktif. Orangtua Chelsea kemudian melapor ke Polda Metro Jaya untuk bantuan pencarian orang hilang.
Hasil penyelidikan polisi, Chelsea ternyata ke rumah PB diantar oleh Go-Jek. Polisi kemudian diantarkan pengemudi Go-Jek untuk menunjukkan di mana Chelsea saat itu diturunkan. Tak berapa lama, sekitar pukul 19.00 WIB Minggu (23/8), polisi menjemput Chelsea di rumah temannya itu.
(mei/dra)











































