"Tantangan dakwah NU harus ekspansi ke kalangan anak muda, terutama sektor pelajar dan mahasiswa non santri di kalangan perkotaan. Kita tahu, anak-anak muda di perkotaan itu labil. Sangat gandrung dan ingin tahu tahu tentang Islam. Tapi tidak mau proses yang bertele-tele seperti harus nyantri atau masuk ke pondok pesantren," kata Nusron dalam siaran pers, Minggu (23/8/2015).
Di situlah NU harus berdakwah dan menjalankan peran menjaga moral kalangan muda. Kalau tidak mereka akan berguru kepada lingkungannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu NU perlu mulai fokus menyiapkan sarana pembelajaran dan media dakwah berbasis IT. "Juga aplikasi software yang membuat anak-anak muda senang, sehingga dengan mudah bisa memahami Islam rahmatan lil alamin dengan baik," pungkas Nusron yang di pemerintahan duduk sebagai Ketua BNP2TKI ini. (van/van)











































