Ahok: Relokasi Warga Bukit Duri Tunggu Rusun Jadi

Hardani Triyoga - detikNews
Minggu, 23 Agu 2015 15:59 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemprov DKI juga akan merelokasi kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Namun, upaya rekokasi ini mesti menunggu rumah susun harus jadi lebih dulu.

"Bukit Duri masih kita tunggu rusun jadi. Jadi yang saya tawarkan dan saya terima dari Ciliwung adalah Kampung Pulo kan ada kampung tengahnya itu loh," kata Ahok di sela acara Lebaran Betawi, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2015).

Terkait pembangunan rusun untuk relokasi Bukit Duri masih dikaji. Ahok mengatakan perlu melihat warga yang punya tanah dengan sertifikat.

"Nah saya mau nawarkan bisa nggak kita bangun rusun di situ. Yang punya tanah kebetulan punya sertifikat dikasih satu setengah. Jadi tiap tanah 100 meter sudah jadi rusun, misalkan rusun 30, 150 meter kamu akan dapat 5 rusun dan serfikat saya kasih," sebut Ahok.

Namun, Ahok menegaskan bila memang bangunan rumah itu menghambat jalan inpeksi sungai maka dirinya tak bisa memberikan toleransi. Dari penelusuran Ahok, dijelaskannya tak ada sejarahnya warga asli Kampung Pulo atau Bukit Duri tinggal di bantaran Ciliwung.

"Untuk yang namanya jalan inpeksi sungai saya tidak bisa toleransi. Saya sudah pelajari sejarah Ciliwung, sejarah Bukit Duri, sejarah Kampung Pulo. Enggak ada orang asli kampung Pulo dan Bukit Duri yang tinggal di dalam sungai. Itu semuanya lebih cenderung orang-orang pendatang yang nguruk pake sampah," sebutnya.

Lantas, setelah Kampung Pulo, Ahok mengaku ada beberapa wilayah yang akan menjadi perluasan untuk normalisasi kali Ciliwung.

"(Setelah) Kampung Pulo kita mau target Ciliwung lama dari Gunung Sahari masuk ke rumah sakit Husada, Pangeran Jayakarta, Pinangsia sampai ke Pasar Ikan," tutur eks Bupati Belitung Timur itu. (hty/ega)