DetikNews
Minggu 23 Agustus 2015, 12:13 WIB

HUT ke-17 PAN, Zulkifli Hasan Perintahkan Kader Hindari Kegaduhan Politik

Avitia Nurmatari - detikNews
HUT ke-17 PAN, Zulkifli Hasan Perintahkan Kader Hindari Kegaduhan Politik Foto: Avitia N
Bandung - Puncak peringatan HUT ke-17 PAN digelar di Bandung, Jawa Barat. Ketum PAN Zulkifli Hasan memerintahkan seluruh kader PAN untuk fokus memperjuangkan amanat rakyat dan tidak terlibat dalam kegaduhan politik.

"Saudara-sadaraku semua, sekaranglah waktunya kita bangkit ! Kita harus siap meneteskan keringat, bahkan air mata, demi bangsa dan negara yang kita cintai ini. Sekaranglah waktunya kita tunjukkan semangat dan nilai-nilai kejuangan untuk membela rakyat," kata Zulkifli berapi-api.

Hal ini disampaikan Zulkifli saat memberikan sambutan peringatan HUT ke-17 PAN di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar Bandung, Minggu (23/8/2015). Sederet tokoh-tokoh penting PAN hadir dalam acara ini seperti Ketua Kehormatan Amien Rais, Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN Eddi Soeparno, Ketu Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap, Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto, Wakil Ketua DPR RI PAN Taufik Kurniawan, Wali Kota Bogor Bima Arya. Deretan artis yang bergabung di PAN yakni Anang dan Desy Ratnasari juga hadir.

Zulkifli mengingatkan kader PAN untuk menciptakan politik yang teduh. Karena saat ini yang diperlukan kerjasama untuk keluar dari krisis yang tengah membelit bangsa Indonesia.

"Jangan sekali-kali terlibat dalam aktifitas yang dapat menyebabkan kegaduhan. Ciptakan politik yang teduh. Bangun dan sebarkanlah energi positif kepada lingkungan saudaraku," ingat Zulkifli.

"Rakyat memberikan mandat kepada kita bukan hanya untuk memamerkan keberanian dan kepandaian bersilat lidah di depan publik. Rakyat memberikan mandat kepada kita untuk membantu memperbaiki kehidupan mereka. Rakyat memberikan mandat kepada kita untuk membantu mencari solusi atas kesulitan hidup yang mereka hadapi, bagaimana bisa menyediakan makanan dan kebutuhan sehari-hari setiap keluarga, untuk membantu agar anak-anak mereka dapat menerima pendidikan yang layak.
Itulah hakikat politik, sebuah pengabdian dan pengorbanan demi rakyat," pungkasnya.
(avi/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed