Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (22/8/2015) itu sontak menggegerkan warga disekitar lokasi kejadian. Meski ditemukan sudah menjadi tulang belulang, tengkorak manusia itu saat ditemukan masih memakai pakaian lengkap dan membawa tas ransel. Warga menduga sosok tengkorak itu adalah pecinta alam atau wisatawan.
"Tidak ada warga disini yang mengaku kehilangan kerabatnya, dilihat dari sweater dan tas yang dibawa sepertinya dia pendatang. Entah kelelahan atau tersesat dia berada di undakan tanah yang curam," ujar Mamat (47) salah seorang warga kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pakaian sweater hitam dan celana jeans, dia mengenakan sendal plastik, di kepalanya masih memakai topi berwarna hitam ada putihnya. Tak ada identitas di celana maupun di dalam tas korban. Tadi tim identifikasi kesini namun belum bisa ditentukan jenis kelamin, usia dan lamanya korban berada di tempat itu," terang Yanto.
Masih menurut Yanto, bentuk tengkorak sudah kering tak ada sedikitpun daging yang menempel di tulang belulang. "Rambut kepala, kaki, tangan dan rusuk masih lengkap. Saat ini penemuan tengkorak manusia ini masih dalam penyelidikan," lanjutnya. (dhn/dhn)











































