Pantauan detikcom, Sabtu (22/8/2015) sore terlihat puluhan warga berkerumun di pinggiran Kali Ciliwung untuk melihat sisa-sisa bangunan yang telah rata dengan tanah. Banyak warga yang datang sampai harus memanjat tumpukan tiang pancang, polisi pun harus menggunakan pengeras suara untuk melarang warga untuk naik.
"Kepada bapak-bapak dan anak-anak semua turun, jangan naik tiang pancang sudah dilarang berbahaya," ujar salah satu petugas melalui alat pengeras suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Aditya/detikcom |
Jalanan di dekat alat berat backhoe pun berubah menjadi tempat parkir dadakan. Para pengguna jalan yang melintas di Kampung Pulo pun turut berhenti untuk melihat, seperti Eka (25) yang penasaran melihat hasil bagaimana kondisi terakhir pinggiran Kali Ciliwung.
"Penasaran aja, bagaimana kondisinya sekarang pas saya lihat ternyata sudah habis ya bangunannya," ucapnya.
Kini arus lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat telah kembali dibuka. Banyak pengendara motor yang melintas kemudian menghentikan kendaraannya, sehingga arus lalin menjadi ramai.
Foto: Aditya Fajar/detikcom |












































Foto: Aditya/detikcom
Foto: Aditya Fajar/detikcom