"Dari 13 kantong yang diperiksa yang terindentifikasi hanya 5 nama. Sementara yang lain perlu dilakukan pemeriksaan DNA," ujar kata Kepala Pusat Dokkes Mabes Polri, Brigjen Arthur Tampi, Sabtu (22/8/2015).
Lima jasad korban Trigana yang terindentifikasi yakni:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Emelia Gobay, yang beralamat di Expo Waena, Jayapura
3. Milka Urabmabin, yang beralamat di Kampung Okmabot Malusu, Pegunungan Bintang
4. Oscar Mangonto, yang beralamat di Oksibil, Pegunungan Bintang
5. Hasanuddin, pilot pesawat Trigana Air yang beralamat di Jakarta.
Menurut Arthur, hasil identifikasi berdasarkan data primer dan sekunder. Data primer berupa catatan gigi dan sidik jari. Sedangkan data sekunder berdasarkan catatan medis dan properti seperti pakaian yang melekat pada diri korban.
Sebelumnya, Arthur mengatakan, ada 3 jasad yang berhasil diidentifikasi. Mereka yakni Asidum (swasta) beralamat di Jalan Mangga 2 Abepantai, Abepura. Dita Amelia Kurniawan, pramugari Trigana Air dan Agustinus Lukas Louw Mase, pegawai BUMN yang beralamat di Jl Sulawesi IV Dok 9 Bawah, Jayapura.
(nwy/nwy)











































